15 Keindahan Dan Nikmat Dari Shalat Tahajud

15 Keindahan Dan Nikmat Dari Shalat Tahajud | Di antara ajaran Rasulullah SAW yang paling dianjurkan adalah shalat Tahajud. Sehingga, dalam literatur fikih Islam, shalat Tahajud diberi hukum sunah muakkadah (sangat dianjurkan). Shalat Tahajud ini dilakukan pada malam hari setelah shalat Isya dan disyaratkan tidur terlebih dahulu. Pelaksanaan Tahajud itu sendiri dikaitkan dengan waktu yang utama, yaitu sepertiga malam terakhir yaitu sekitar jam 02.00-04.00. Bahkan, ada yang menyebut waktu shalat Tahajud adalah di saat ketika kita dapat mendengar suara jarum yang jatuh di atas lantai.

Firman Allah, Kerjakanlah shalat, sesungguhnya shalat itu bisa mencegah perbuatan keji dan munkar”. [QS. Al-Ankabut (29):45}].

Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk. [QS. Al-Baqarah (29): 45].

Menjadi Muslim yang taat, sering beramal saleh serta bertaqwa di depan Sang Pencipta. Banyak muslim yang ingin tinggi derajatnya di hadapan-Nya. Dengan mengerjakan sunnah-sunnah yang telah Nabi Muhammad pesankan kepada kita umat muslim sekalian. Satu dari sekian banyak sunnah-sunnah yang adalah dengan mengerjakan Shalat Tahajud.

15 Keindahan Dan Nikmat Dari Shalat Tahajud

Shalat Tahajud sering juga disebut shalat malam atau disebut juga (Shalatul Lail atau Qiyamul Lail) karena waktu dilakukannya shalat ini adalah di malam hari ketika semua orang sedang tidur lelap. Shalat Tahajud adalah shalat sunnah yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah selama hidupnya. Saat terbaik untuk melaksanakan sholat Tahajud dimulai dari jam 19.00, sampai jam 22.00 (waktu utama), kedua kira-kira dimulai dari jam 22.00, sampai dengan jam 01.00 (waktu yang lebih utama, serta yang terakhir dimulai dari jam 01.00 hingga masuknya waktu Shubuh (waktu paling utama). Jumlah rakaat shalat Tahajud itu tidak terbatas, paling sedikit hanya 2 rakaat dan dilakukan dalam dua rakaat satu salam.

Nikmatnya dari Shalat Tahajud

1. Mendapatkan kasih sayang dari Sang Pencipta

Siapa yang tidak ingin dicintai oleh-Nya? Semua umat muslim berebut untuk mendapatkan kasih sayang Yang Maha Pemberi Kasih. Sungguh nikmat mana lagi yang kau dustakan ketika kau begitu dikasihi oleh-Nya. Dengan Shalat Tahajud akan mempermudah jalan menuju kasih sayang-Nya.

2. Tiket menuju surga

Siapapun yang mengerjakan sunnah-sunnah yang dikerjakan oleh Rasulullah, salah satunya dengan Shalat Tahajud ini kita akan menyicil untuk mendapatkan tiket menuju surga-Nya. Kerjakanlah sesering mungkin, dengan hati ikhlas niat agar Allah akan mengizinkan kita mendapatkan tiket itu.

3. Segarnya pikiran kita

Setiap kita bangun dari tidur di malam hari, ketika bangun pasti pikiran kita menjadi lebih segar, sebab dari tidur lelap kita di malam hari. Dengan pikiran yang segar ini kita dapat membuat shalat Tahajud yang dikerjakan menjadi lebih khusyu ketika membaca bacaan-bacaan shalatnya.

4. Sebagai dinding pertahanan dalam pencegahan berbuat dosa

Shalat Tahajud lah yang dapat menolong dalam menghapus dosa-dosa seseorang, serta mencegah seseorang untuk berbuat dosa. Dengan shalat ini kita jauh lebih bisa mendekatkan diri kita kepada Sang Pencipta sehingga memperkuat iman dan ketakwaan. Agar terhindar dari dosa-dosa yang akan datang.

5. Amal yang menolong di akhirat

Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di dalam taman-taman surga dan di mata air-mata air, seraya mengambil apa yang Allah berikan kepada mereka. Sebelumnya mereka adalah telah berbuat baik sebelumnya (di dunia), mereka adalah orang-orang yang sedikit tidurnya di waktu malam dan di akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah).” (QS. Az Zariyat: 15-18)

Ayat di atas menunjukkan bahwa orang yang senantiasa bertahajud Insya Allah akan mendapatkan balasan yang sangat nikmat di akhirat kelak.

6. Pembersih penyakit hati dan jasmani

Salman Al Farisi berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Dirikanlah shalat malam, karena sesungguhnya shalat malam itu adalah kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kamu, (shalat malam dapat) mendekatkan kamu kepada tuhanmu, (shalat malam adalah) sebagai penebus perbuatan buruk, mencegah berbuat dosa, dan menghindarkan diri dari penyakit yang menyerang tubuh.” (HR. Ahmad)

7. Sarana meraih kemuliaan

Rasulullah Saw bersabda, “Jibril mendatangiku dan berkata, “Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu, karena engkau akan mati, cintailah orang yang engkau suka, karena engkau akan berpisah dengannya, lakukanlah apa keinginanmu, engkau akan mendapatkan balasannya, ketahuilah bahwa sesungguhnya kemuliaan seorang muslim adalah shalat waktu malam dan ketidakbutuhannya di muliakan orang lain.” (HR. Al Baihaqi)

8. Jalan mendapatkan rahmat Allah

Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Semoga Allah merahmati laki-laki yang bangun malam, lalu melaksanakan shalat dan membangunkan istrinya. Jika sang istri menolak, ia memercikkan air di wajahnya. Juga, merahmati perempuan yang bangun malam, lalu shalat dan membangunkan suaminya. Jika sang suami menolak, ia memercikkan air di wajahnya.” (HR. Abu Daud)

9. Sarana Pengabulan permohonan 

Allah SWT berjanji akan mengabulkan doa orang-orang yang menunaikan shalat tahajud dengan ikhlas. Rasulullah Saw Bersabda, “Dari Jabir berkata, bahwa nabi Saw bersabda, “Sesungguhnya di malam hari , ada satu saat yang ketika seorang muslim meminta kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah memberinya, Itu berlangsung setiap malam. (HR. Muslim)

10. Penghapus dosa dan kesalahan

Dari Abu Umamah al-Bahili berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Lakukanlah Qiyamul Lail, karena itu kebiasaan orang saleh sebelum kalian, bentuk taqarub, penghapus dosa, dan penghalang berbuat salah.” (HR. At-Tirmidzi)

11. Jalan mendapat tempat yang mulia

Allah berfirman, “Dan pada sebagian malam bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang mulia”. (QS. Al-Isra’:79)

12. Pelepas ikatan setan

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Setan akan mengikat kepala seseorang yang sedang tidur dengan ikatan, menyebabkan kamu tidur dengan cukup lama. Apabila seseorang itu bangkit seraya menyebut nama Allah, maka terlepaslah ikatan pertama, apabila ia berwudhu maka akan terbukalah ikatan kedua, apabila di shalat akan terbukalah ikatan semuanya. Dia juga akan merasa bersemangat dan ketenangan jiwa, jika tidak maka dia akan malas dan kekusutan jiwa.

13. Waktu utama untuk berdoa

Amru Ibn ‘Abasah berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Saw, “Ya Rasulullah! Malam apakah yang paling di dengar?”, Rasulullah Saw menjawab, “Tengah malam terakhir, maka shalatlah sebanyak yang engkau inginkan, sesungguhnya shalat waktu tersebut adalah maktubah masyudah (waktu yang apabila bermunajat maka Allah menyaksikannya dan apabila berdoa maka didengar doanya)” (HR. Abu Daud)

14. Meraih kesehatan jasmani

Hendaklah kalian bangun malam. Sebab hal itu merupakan kebiasaan orang-orang saleh sbelum kalian. Wahana pendekatan diri pada Allah Swt, penghapus dosa, dan pengusir penyakit dari dalam tubuh.” (HR. At-Tarmidzi)

15. Penjaga kesehatan rohani

Allah SWT menegaskan bahwa orang yang shalat tahajud akan selalu mempunyai sifat rendah hati dan ramah. Ketenangan yang merupakan refleksi ketenangan jiwa dalam menjalani kehidupan sehari-hari di masyarakat. Allah Berfirman, “Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang melewati malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.” (QS. Al-Furqan: 63-64)

Semoga kita termasuk orang-orang yang menghiasi malam-malamnya dengan bermunajat kepada Allah. Merasakan nikmat dan indahnya berkhalwat kepada Robbul ‘alamiin. Betapa rendahnya kita jika sudah merasa banyak berbuat baik hingga sudah merasa cukup dan enggan memohon ampun kepada Allah. Harusnya kita bercermin kepada Rosulullah SAW, beliau adalah manusia mulia yang telah diampuni segala dosanya, namun masih tetap melaksanakan sholat malam sampai bengkak kakinya. Sedangkan kita hanya manusia biasa yang tak luput dari dosa, lalu apalagi alasan kita untuk bermalas-malasan? (Baca Juga : Manfaat dan Keutamaan Shalat Sunat Tahajud)

Semoga Allah memudahkan kita semua untuk melaksanakan sholat malam. Aamiin. Wallahu a’lam bish showab.
Barokallahu fiikum

Save

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com